Senin, 04 Januari 2016

RPP Tematik kelas II Tema 4 Sub tema 1 Pembelajaran 3



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah                                   : MI SUNAN AMPEL
Kelas/ Semester                     : II/1
Tema/Topik                           : Aku dan Sekolahku
Sub tema                                : 1. Tugas-Tugas Sekolahku
Pembelajaran ke                   : 3
Alokasi Waktu                       : 140 menit
A.  Kompetensi Inti
1.      Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
2.      Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
3.      Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
4.      Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
B. Kompetensi Dasar


·      Matematika
1.1  Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2.1  Menunjukkan sikap cermat dan teliti, jujur,  tertib, dan mengikuti aturan, peduli, disiplin waktu serta tidak mudah menyerah dalam mengerjakan tugas.
3.4 Mengenal nilai tukar antar pecahan uang .
4.4 Mendemostrasikan  berbagai penukaran uang di depan kelas dengan berbagai kemungkinan jawaban.
·      Bahasa Indonesia
1.1  Menerima anugerah Tuhan Yang Maha Esa berupa bahasa Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah.
2.1 Memiliki kepedulian dan rasa ingin tahu terhadap alam sekitar, hewan, dan tumbuhan melalui pemanfaatan bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah.
3.2 Mengenal teks cerita narasi sederhana kegiatan dan bermain di lingkungan dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman.
4.2 Memperagakan teks cerita narasi sederhana tentang kegiatan dan bermain di lingkungan secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian
·      SBDP
1.1  Menikmati keindahan alam dan karya seni sebagai salah satu tanda-tanda  kekuasaan Tuhan.
2.1 Menunjukkan rasa percaya diri untuk berlatih mengekspresikan diri dalam mengolah karya seni
3.3 Memahami gerak sehari-hari dengan memperhatikan tempo gerak
4.12 Menirukan gerak bermain, berkebun, bekerja melalui gerak kepala, tangan, kaki, dan badan menggunakan tempo lambat, sedang, dan cepat sesuai dinamika gerak.
C.      Indikator  Pencapaian Kompetensi
·  Matematika
1.1.1   Mengikuti dan melaksanakan ajaran agama
2.1.1   Bertindak cermat dan teliti, jujur dan mengikuti aturan, peduli, disiplin waktu serta tidak mudah menyerah dalam mengerjakan tugas.
3.4.1 Menyebutkan berbagai nilai pecahan uang
4.4.1  Menunjukkan berbagai nilai pecahan uang
·  Bahasa Indonesia
1.1.1   Menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar ditengah keberagaman bahasa daerah
2.1.1 Menunjukkan kepedulian dan rasa ingin tahu tentang alam, hewan, dan tumbuhan
3.2.2 Menceritakan berbagai jenis kegiatan di lingkungan sekitar.
4.2.2  Membacakan cerita narasi yang telah ditulis dengan lafal dan intonasi yang jelas.
·  SBDP
1.1.1   Selalu menunjukkan rasa syukur kepada allah karena keindahan alam yang telah diciptakan.
2.1.1 Membiasakan sikap percaya diri untuk berlatih mengekspresikan diri dalam mengolah karya seni
3.3.2 Mengelompokkan berbagai gerak dengan memperhatikan tempo gerak.
4.12.1 Menirukan gerakan bermain melalui gerak anggota tubuh dengan menggunakan tempo lambat.
D.      Materi Pembelajaran
Matematika : Nilai Pecahan Uang
Bahasa Indonesia : Cerita narasi sederhana
SBDP :Gerak tempo lambat
E.       Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN
DESKRIPSI KEGIATAN
ALOKASI WAKTU
Pendahuluan
·         Guru mengucapkan salam “Asaalamualaikum warohmatullah hiwabarokatu”
·         Guru menyapa peserta didik dan menanyakan kabar peserta didik. “ selamat pagi anak-anak, bagaimana kabarnya hari ini?”
·         Salah satu peserta didik diminta untuk memimpin doa ” sebelum kita memulai pelajaran pada pagi ini, ayo ketua kelas memimpin doa terlebih dahulu!”
·         Guru melakukan apersepsi dengan cara memutarkan vidio kepada peserta didik tentang kepala, pundak, lutut, dan kaki
·         Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pagi hari ini
10 menit
Inti

Mengamati
·         Peserta didik mengamati dua gambar tentang siswa  yang sedang memegang kepala dan lutut.
·         Peserta didik mengamati teks lagu kepala, pundak, lutut, dan kaki.
·         Peserti didik mengamati guru yang sedang mempraktekkan lagu dan gerakan kepala pundak, lutut, dan kaki.
·         Peserta didik mengamati gambar jual beli di kantin sekolah

Menanya
·         Peserta didik ditanya oleh guru mengenai isi dari gambar yang telah ditunjukkan apa yang sedang dipegang oleh siswa dalam gambar
·         Peserta didik ditanya oleh guru mengenai isi dari gambar yang ditunjukkan

Mencoba
·         Peserta didik memcoba menjelaskan isi dari gambar yang ditunjukkan oleh guru
·         Peserta didik mencoba menirukun lagu dan gerakan yang telah dicontohkan oleh guru
·         Peserta didik membaca bacaan tugasku hari ini, kemudian mencoba menceritakan isi dari bacaan
·         Peserta didik mencoba menyebutkan berbagai nilai pecahan uang

Menalar
·         Peserta didik menuliskan cerita narasi sederhana berbagai jenis kegiatan di lingkungan sekitar

Mengomunikasikan
·         Peserta didik mempresentasikan hasil tulisan ceritanya tentang berbagai jenis kegiatan di lingkungan sekitar
·         Peserta didik bernyanyikepala, pundak, lutut, dan kaki  dengan menggerakkan anggota tubuh
·         Peserta didik menunjukkan berbagai nilai pecahan uang dengan cara melakukan dialog jual beli secara sederhana dengan teman sebangku.

115 menit
Penutup
·         Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada pertemuan pada hari itu
·         Peserta didik mendengarkan penyampaikan guru mengenai pembelajaran pada pertemuan selanjutnya
·         Peserta didik diberi tugas guru untuk mengerjakan soal materi yang telah diajarkan
·         Peserta didik melakukan ice breaking sebelum mengakhiri pembelajaran.
Ice breaking
Aku teko kecil yang mungil
Ini gagangku dan ini corongku
Jika aku mendidih aku teriak... tuing...
Angkat aku, lalu tuangkan....

·         Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan membaca hamdallah
·         Guru menutup pembelajaran dengan salam
15    Menit


F.       Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
Ø  Tabel Penilaian
No
Indikator Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen Penilaian
1.
1.1.1    Mengikuti dan melaksanakan ajaran agama
Non tes
Penilaian diri
Check list
2.
1.1.1     Menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar ditengah keberagaman bahasa daerah
Non tes
Penilaian diri
Check List
3.
1.1.1   Selalu menunjukkan rasa syukur kepada allah karena keindahan alam yang telah diciptakan.
Non tes
Observasi
Check List
4.
2.1.1   Bertindak cermat dan teliti, jujur dan mengikuti aturan, peduli, disiplin waktu serta tidak mudah menyerah dalam mengerjakan tugas.
Non tes
Observasi
Rating Scale
5.
2.1.1 Menunjukkan kepedulian dan rasa ingin tahu tentang alam, hewan, dan tumbuhan mengerjakan tugas
Non tes
Penilaian diri
Check List
6.
2.1.1Membiasakan sikap percaya diri untuk berlatih mengekspresikan diri dalam mengolah karya seni
Non tes
Observasi
Check List
7.
3.4.1 Menyebutkan berbagai nilai pecahan uang
Tes
Penugasan
LKS ( Terlampir)
8.
3.2.2 Menceritakan berbagai jenis kegiatan di lingkungan sekitar
Tes
Penugasan
LKS ( Terlampir)
9.
3.3.2Mengelompokkan berbagai gerak dengan memperhatikan tempo gerak.
Tes
Penugasan
LKS ( Terlampir)
10.
4.4.1  Menunjukkan berbagai nilai pecahan uang.
Non tes
Produk
Rating Scale
11.
4.2.2  Membacakan cerita narasi yang telah ditulis dengan lafal dan intonasi yang jelas.

Non tes
Performance
Rating scale
12.
4.12.1 Menirukan gerakan bermain melalui gerak anggota tubuh dengan menggunakan tempo lambat.
Non tes
Proyek
Rating scale

Ø Daftar Penilaian
Matematika
1.    Lembar penilaian mengikuti dan melaksanakan ajaran agama
Nama :

Aspek
Nilai
.

Ya
Tidak
1.
Sholat lima waktu


2.
Mengaji setiap hari



2.    Lembar penilaian bertindak cermat dan teliti, jujur dan mengikuti aturan, peduli, disiplin waktu serta tidak mudah menyerah dalam mengerjakan tugas
No
Nama siswa
Aspek Tingkah Laku
Cermat
Teliti
Jujur
Peduli
Disiplin
optimis
K
c
B
Sb
k
c
b
sb
k
C
b
sb
k
C
b
sb
k
c
B
sb
k
C
b
sb


























































































































































Keterangan:
k= kurang, c=cukup, b=baik, sb= sangat baik
·         Penilaian Kognitif
No
Indikator Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen Penilaian

3.4.1 Menyebutkan berbagai nilai pecahan uang.

Tes
Penugasan
LKS ( Terlampir)

·         Penilaian keterampilan
No
Indikator Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen Penilaian

4.4.1  Menunjukkan berbagai nilai pecahan uang
Non tes
Produk
Rating Scale

Rubrik penilaian keterampilan menunjukkan nilai pecahan uang
No.
Nama Siswa
Aspek penilaian
Jumlah
Ketepatan
Intonasi
Kelancaran
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4














































Kriteria Penilaian
No
Kriteria
4
3
2
1
1.
Ketepatan
Semua jawaban benar
Setengah jawaban benar
Sedikit jawaban yang benar
Semua jawaban tidak benar
2.
Intonasi
Dalam menjelaskan jawaban, siswa sangat mampu menjelaskan dengan intonasi yang baik dan lantang
Dalam menjelaskan jawaban, siswa mampu menjelaskan dengan intonasi yang baik dan lantang 
Dalam menjelaskan jawaban, siswa cukup mampu menjelaskan dengan intonasi yang baik dan lantang 
Dalam menjelaskan jawaban, siswa kurang mampu menjelaskan dengan intonasi yang baik dan lantang 
4.
Kelancaran
siswa sangat lancar Dalam menjelaskan jawabannya
Siswa lancar Dalam menjelaskan jawabannya
Siswa  cukup lancar Dalam menjelaskan jawabannya
Siswa kurang lancar Dalam menjelaskan jawabannya


Bahasa Indonesia
·       Penilaian Sikap
1.   Lembar penilaian menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar ditengah keberagaman bahasa daerah
Nama :
No
Aspek
Nilai
Ya
Tidak
1.
Selalu menggunakan bahasa indonesia ketika berinteraksi dikelas



2.   Lembar penilaian menunjukkan kepedulian dan rasa ingin tahu tentang alam, hewan, dan tumbuhan
Nama :
No
Aspek
Nilai
Ya
Tidak
1.
Selalu menyirami tanaman ketika dirumah


2.
Selalu membuang sampah pada tempatnya


3.
Selalu memberi makan hewan peliharaan ketika dirumah



·      Penilaian Kognitif
No
Indikator Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen Penilaian
1.
3.2.2 Menceritakan berbagai jenis kegiatan di lingkungan sekitar.
Tes
Penugasan
LKS ( Terlampir)


·       Penilaian Keterampilan.
No
Indikator Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen Penilaian
1.
4.2.2 Membacakan cerita narasi yang telah ditulis dengan lafal dan intonasi yang jelas.

Non tes
Performance
Rating scale

Kriteria membacakan cerita narasi yang telah ditulis dengan lafal dan intonasi yang jelas.
No.
Nama Siswa
Aspek penilaian
jumlah
Volume suara
Intonasi
Kelancaran
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4














































Keterangan :
No
Kriteria
4
3
2
1
1.
Volume suara
Dalam membacakan cerita siswa mampu membacakan dengan volume yang sangat keras dan jelas.
Dalam membacakan cerita siswa mampu membacakan dengan volume yang keras dan jelas.
Dalam membacakan cerita siswa cukup mampu membacakan dengan volume yang keras dan jelas.
Dalam membacakan cerita siswa kurang mampu membacakan dengan volume yang keras dan jelas.
2.
Intonasi
Dalam membacakan cerita siswa mampu membacakan cerita dengan intonasi yang sangat baik dan sangat lantang.
Dalam membacakan cerita siswa mampu membacakan cerita dengan intonasi yang baik dan lantang.
Dalam membacakan cerita siswa cukup mampu membacakan cerita dengan intonasi yang baik dan lantang.
Dalam membacakan cerita siswa kurang mampu membacakan cerita dengan intonasi yang baik dan lantang.
3.
Kelancaran
Dalam membacakan cerita siswa mampu membacakan dengan suara yang sangat lancar.
Dalam membacakan cerita siswa mampu membacakan dengan suara yang lancar.
Dalam membacakan cerita siswa cukup mampu membacakan dengan suara yang lancar.
Dalam membacakan cerita siswa kurang mampu membacakan dengan suara lancar.

SBDP
·       Penilaian Sikap
1.      Lembar penilaian menunjukkan rasa syukur kepada allah karena keindahan alam yang telah diciptakan.
No.
Nama siswa
Selalu bersyukur kepda allah karena keindahan yang diciptakan
Iya
Tidak
1.



2.



3.



4.



5.




2.      Membiasakan sikap percaya diri untuk berlatih mengekspresikan diri dalam mengolah karya seni
No.
Nama siswa
Selalu percaya diri dalam mengolah karya seni
Iya
Tidak
1.



2.



3.



4.



5.




·       Penilaian Kognitif
No
Indikator Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen Penilaian
1.
3.3.2 Mengelompokkan berbagai gerak dengan memperhatikan tempo gerak
Tes
Penugasan
LKS ( Terlampir)

·       Penilaian Keterampilan
No
Indikator Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen Penilaian
1.
4.12.1 Menirukan gerakan bermain melalui gerak anggota tubuh dengan menggunakan tempo lambat.
Non tes
Proyek
Rating scale

Kriteria Penilaian bernyanyi (kepala, pundak,lutut, dan kaki) dan bergerak
No.
Nama Siswa
Aspek penilaian
jumlah
Volume suara
Intonasi
Kelancaran
Ketepatan gerakan
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4


























































Keterangan
No
Kriteria
4
3
2
1
1.
Volume suara
Dalam menyanyikan lagu siswa mampu menyanyikan dengan volume yang sangat keras dan jelas.
Dalam menyanyikan lagu siswa mampu menyanyikan dengan volume yang keras dan jelas.
Dalam menyanyikan lagu siswa cukup mampu menyanyikan dengan volume yang keras dan jelas.
Dalam menyanyikan lagu siswa kurang mampu menyanyikan dengan volume yang keras dan jelas.
2.
Intonasi
Dalam menyanyiakan lagu, siswa mampu menyanyikan lagu dengan intonasi yang sangat baik dan sangat lantang.
Dalam menyanyiakan lagu, siswa mampu menyanyikan lagu dengan intonasi yang baik dan lantang.
Dalam menyanyiakan lagu, siswa cukup mampu menyanyikan lagu dengan intonasi yang baik dan lantang.
Dalam menyanyiakan lagu, siswa kurang mampu menyanyikan lagu dengan intonasi yang baik dan lantang.
4.
Kelancaran
Dalam menyanyiakn lagu siswa mampu menyanyikan dengan nyanyian yang sangat lancar.
Dalam menyanyiakn lagu siswa mampu menyanyikan dengan nyanyian yang lancar.
Dalam menyanyiakn lagu siswa cukup mampu menyanyikan dengan nyanyian yang lancar.
Dalam menyanyiakn lagu siswa kurang mampu menyanyikan dengan lancar.
5.
Ketepatan gerakan
Gerakan yang dilakukan sangat tepat dan bersemangat
Gerakan yang dilakukan tepat dan semangat
Gerakan yang dilakukan cukup tepat dan stidak begitu bersemangat
Gerakan yang dilakukan kurang tepat dan tidak bersemangat

G.      Media/alat dan Sumber Belajar
·           Media :Gambar, lagu kepala, pundak, lutut, kaki
·           Sumber belajar : Buku paket siswa kelas 2

Mengetahui
Kepala Sekolah


 

NIP.
Guru Kelas



 

NIP.







Text Box: Nilai

Lembar Kerja Siswa
(Menyebutkan berbagai nilai pecahan uang)

A.    Kerjakan Soal dibawah ini!

Uang   :
Ditulis : ...............................
Nilainya : ...........................                
    
Uang   :
Ditulis : ...............................
Nilainya : ...........................
          
Uang   :
Ditulis : ...............................
Nilainya : ...........................
  
Uang   :
Ditulis : ...............................
Nilainya : ...........................

Text Box: Nilai

 


Lembar Kerja Siswa
( Menulis cerita jenis kegiatan dilingkungan sekitar)








Text Box: Nilai
 




























Lembar Kerja Siswa
(Mengelompokkan gerak dengan memperhatikan tempo gerak)

A.    Tuliskan pengelompokan gerak dengan  dengan memperhatikan tempo gerak!


















Rabu, 23 Desember 2015

Tugas Pak Taufik Surat An-Nisa' ayat 53-55




An-Nisa’ ayat 53-55

53. Amlahum nas{ibun mina al-Mulki fa>iDha> al-Layu’tuwna an-na<Sa nakiyra
54. AmyahsuDu>wna an-Na>sa ala> Ma> ata>hum al-Alla>hi
Minfadlihi fakoD a>tayna<<> a>laibro>hima al-Kita>ba wa al-Hikmata wa a>tayna>hum mulku az}iyma>
55. Faminhu am-Man a>mana bihi> wa minhum mans}odda anhu wa kafa> bijahanama sa’iyra>

Rabu, 04 November 2015

Seni Tari




 Seni Tari

a.      Pengertian Seni Tari
Seni tari adalah seni yang mengekspresikan nilai batin melalui gerak yang indah dari tubuh/fisik dan mimik. Seni tari secara umum memiliki aspek-aspek gerak, ritmis, keindahan, dan ekspresi. Dalam seni tari juga dibutuhkan tenaga karena dengan tenaga tari yang ditampilkan lebih kreatif. Tenaga dalam seni tari sangat berhubungan dengan rasa dan emosi, bukan dengan kekuatan otot. Gerakan tari yang dikendalikan dan diatur dengan tenaga yang berbeda-beda akan membangkitkan kesan yang mendalam, bukan hanya bagi penonton, juga bagi si penari.

b.      Jenis-Jenis Seni Tari
Jenis tari ditinjau dari bentuk penyajiannya terbagi tiga kelompok, yaitu:
1.  Tari Tunggal
Tari Tunggal yaitu tari yang dilakukan oleh satu orang. Pada tari tunggal, gerakan tari relatif lebih bebas baik dalam mengatur tempat maupun ritme gerakannya terhadap musik tanpa perlu membagi konsentrasi dengan penari lain. namun, ekspresi penari akan tampak menonjol. Contohnya adalah tari gambir anom, tari koncar, tari gunung sari, tari gatotkaca, tari bondan, tari gambyong dan tari kukilo
2.     Tari Berpasangan
Tari berpasangan yaitu tari yang dilakukan dengan berpasangan, laki-laki dengan perempuan, laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan. Pada tari berpasanan, gerakan tari telah disusun sedemikian rupa sehingga menggambarkan gerak berpasangan.
3. Tari Kelompok/Massa
Tari Kelompok/Massal yaitu tari yang dilakukan dengan ramai-ramai, atau dengan menggunakan banyak penari. Pada penari berkelompok penari tidak bebas karena terikat aturan-aturan koreografi yang ketat. Dengan begitu, ekspresi individu tidak bisa muncul. Keunikan gerak kelompok terletak pada jumlah yang banyak, tetapi kontrol dalam satu bentuk koreografi.
c.       Ciri Khas Gerak Tari Nusantara
1.      Bersumber dari manusia, dalam kehidupan sehari-hari.
Kegembiraan        : Geraknya cenderung gerak yang bersifat romantis
Kesedihan                        : Gerakannya cenderung dari kehendak jiwa penarinya
Kegiatan rutinitas : Gerakannya berhubungan dengan kegiatan sehari-hari
2.      Bersumber dari binatang
Ciri khas gerakannya menirukan tingkah laku gerak binatang
3.      Bersumber dari tumbuhan
Ciri gerakannya diperoleh dari gerak tumbuhan. Misalnya pohon tumbang, nyiur melambai.
4.      Bersumber dari alam
Ciri geraknya diperoleh dari keadaan alam. Misalnya: gerak ombak, angin.
d.      Fungsi Seni Tari
Secara garis besar fungsi / peran seni tari ada 3 macam antara lain :


1. Tari Sebagai Upacara
Fungsi tari sebagai sarana upacara merupakan bagian dari tradisi yang ada dalam suatu kehidupan masyarakat yang sifatnya turun temurun dari generasi ke generasi berikutnya sampai masa kini yang berfungsi sebagai ritual. tari dalam upacara pada umumya bersifat sakral dan magis. pada tari upacara faktor keindahan tidak diutamakan, yang diutamakaan adalah kekuatan yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia itu sendiri ataupun hal hal diluar dirinya. Tari upacara dibagi menjadi 2 yaitu tari adat dan agama
a.       Tari Adat
Beberapa contoh tari uapacar adat adalah bedhoyo ketawang (penobatan raja) gambyong, karonsih, dan gatot kaca gandrung ( adat perkawinan), kuda lumping, jatilan (seni tontonan rakyat) tari sekapur sirih untuk penyambutan tamu agung dan tari rangguk (jambi) untuk persembahan untuk tamu biasa.
b.      Tari Agama
Tari upacara agama adalah tari yang diyakini memiliki karismatik khusus. Apabila tidak dilaksanakan akan berdampak kepada peri kehidupan selanjutnya. Tari upacara agama memiliki tradisi khusus., dilaksanakan dalam konteks yang berhubungan dengan pernyataan penghayan keagamaan di mana mereka lebih asyik apabila melakukan dengan penghayatan dalam dan bersifat memuja, dan penghayantan persembahan secara total. Contoh tari pendet, rangde, rejang, keris, pasraman, gabor, ngaben bedoyo semang, bendaya ketawang, gandari
2. Tari Sebagai Sarana Hiburan
Salah satu bentuk penciptaan tari ditujukan hanya untuk di tonton. Tari ini memiliki tujuan hiburan pribadi lebih mementingkan kenikmatan dalam menarikan. Tari hiburan disebut tari gembira, pada dasarnya tarian gembira tidak bertujuan untuk ditonton akan tetapi tarian ini cenderung untuk kepuasan para penarinya itu sendiri. Keindahan tidak diutamakan, tetapi mementingkan kepuasan individual, bersifat spontanitas dan improvisasi.
Contoh tari hiburan tari tayub (jatim, jateng), ketuk tilu (jabar), gandrung (banyuwangi), jogged bumbung (bali), serampang dua belas (Sumatra)
3. Tari Sebagai Sarana Pertunjukkan
Tari pertunjukkan adalah bentuk momunikasi sehingga ada penyampai pesan dan penerima pesan. Tari ini lebih mementingkan bentuk estetika dari pada tujuannya. Tarian ini lebih digarap sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat’ tarian ini sengaja disusun untuk dipertontonkan. Oleh sebab itu penyajian tari mengutamakan segi artistiknya yang konsepsional yang mantab, koreografer yang baik serta tema dan tujuan yang jelas.
Contoh tari pertunjukan tari piring (Sumatra), tari ngremo(jatim), gambyong ( surakarta).
e.       Unsur-unsur Seni Tari
Dalam sebuah tarian antara tubuh, gerak komposisi tari tidak dapat dipisahkan.Dalam sebuah tarian terdapat unsur-unsur yang membangunnya yakni unsur gerak, tenaga dan waktu.
1. GERAK
Gerak didalam tarian bukanlah gerak seperti dalam kehidupan sehari-hari. Gerak tari adalah gerak yang telah mengalami perubahan atau proses stilasi dari gerak wantah (asli) ke gerak murni dan gerak maknawi. Gerak wantah yang telah mengalami stilasi itu akhirnya dapat dilihat dan dinikmati karena menjadi gerakan yang memiliki nilai estetik (gerak murni dan gerak gerak maknawi). Gerak wantah contohnya mencangkul, membatik dll.gerak wantah mudah dipahami sebalikknya gerak murni dan maknawitidak mudah dipahamikarena sudah mengalami proses stilisasi atau perubahan baik penambahan dan pengurangan. Gerak murni merupakan gerak wantah yang telah diubah menjadi gerak yang indah namun tak bermakna.Gerak maknawi adalah gerak wantah merupakan gerak yang telah diubah menjadi gerak indah yang bermakna
2. TENAGA
Penggunakaan tenaga dalam gerak tari meliputi :
a.       intensitas berkaitan dengan kuantitas tenaga dalam tarian yang menghasilkan tingkat ketegangan gerak
b.      Aksen/tekanan muncul ketika gerakan dilakukan secara tiba-tiba dan kontras
c.       Kualitas berkaitan dengan cara penggunakaan atau penyaluran tenaga.
3. RUANG
Unsur ruang yang dimaksudkan sebagai unsur tari terbagi dua yakni ruang yang diciptakan oleh penari dan ruang pentas atau ruang tempat penari melakukan gerak.
Ruang yang diciptakan penari adalah ruang yang dibatasi oleh imajinasi penari berupa jarak yang terjauh yang dapat dijangkau oleh tangan dan kakinya dalam posisi tidak pindah tempat.
Ruang pentas adalah arena yang digunakan oleh penari yang biasa disebut dengan panggung, lapangan atau halaman terbuka.
4.  WAKTU
Dalam unsur waktu juga menentukan dalam membangun gerak tari. Dalam unsur waktu ada 2 faktor yang sangat penting yaitu ritme dan tempo. Ritme dalam gerak tari menunjukkan ukuran waktu dari setiap perubahan detail gerak, ritme lebih mengarah pada ukuran cepat atau lambat setiap gerakan yang dapat dicapai.